WELCOME in MY BLOG

WELCOME in MY BLOG

Senin, 19 Oktober 2009

"...KAU...", YG MENYAKITIKU.

Hari ini tgl 19 okt 2009 pk.18.30. Aku datang menemui Dewa penolongku.Dewa yang selama ini sudah menyelamatkan hubungan kita tetap utuh,Dewa yang sudah membuatmu tetap di sisiku.
Ya... Kau, beberapa tahun terakhir telah bnyak berubah.
Kau yang akhir2 ini sering membuat sakit aku krna ulahmu.
Kau yang aku kasihi yang aku cintai, akhir2 ini sudah bikin aku ingin membuangmu.
Memang aku juga sadar, perubahan yang terjadi pada dirimu beberapa tahun terakhir tak lain juga karna ulahku,karna sikapku yang kurang menjagamu,memperhatikanmu dan merawatmu dengan baik.
Semua terjadi di mulai dgan adannya lubang2 kecil dalam hubngan kita dan aku tak tahu ataukah karna sikap cuekku yang takmau tahu akan semua masalah yang terjadi pada dirimu.
Akhirnya mungkin krna kau sudah tak kuat menahan semuanya kau mulai berontak Itu pertama kali di tahun pertama dalam hidupku kumerasakan sakit yang tak terperih,sakit yang kurasa menelusuri seluruh tubuh dari ujung rambut sampai kaki,menghujan hebat serasa mengoyak tubuhku.
Dewa penolöng berhasil menjinakkan tingkah liarmu.
Memang pertama kali aku datang menemui sangDewa, Dewalah yang menganjurkan ku untuk berpisah denganmu. Dewa juga menyalakanku karna terlambat menemui sang Dewa sehingga keadaamu semakin parah, lubang yang menjdi masalah di antara kita smakin menganga.
Tapi karna rasa cinta kasihku padamu. ku mohon pd Dewa untk menolong hubungan kita.Mohon untk mempertahankan mu tetap di sisiku menemani hari2 indahku,memperindah senyuman hangat ku.
Dewa mengalah dan merawatmu, membimbingmu ke jalan yang benar.Dewa berhasil menutup lubang-lubang masalah kita.

Tapi semua itu hanya sementara.
Tahun demi tahun selalu terulang cerita itu.
Entah sudah berapa kali cerita-cerita itu berulang.
Kau sakiti aku dengan ulahmu,sakit yang teramat sangat,sakit yang serasa mengoyak tubuhku. Cerita tentang ketegaranku untk tetap mempertahankanmu karna cinta dan kasihku padamu walau masih bnyak kamu2 lain di sisiku.Cerita tentang sang Dewa yang berhasil menjinakanmu dari tingkah liarmu yang membuat sakit aku.
Setelah kau ulangi lagi menyakiti diriku tuk kesekian kalinya. Aku mulai berpikir tuk bercerai darimu.Memang betul kata Dewa dan kata orang2 di sekitarku. "Sakitmu" sudah terlalu parah dan tak mungkin lagi di rawat. Walau dengan berat harus kuambil langkah ini demi diriku sendiri.
EGOiS...Mungkin...
Memang semua yang terjadi pd dirimu dan lubang-lubang pada hubungan kita adalah kesalahanku dan bukan salahmu, tapi rasa sakit akhibat ulahmu beberapa tahun terakhir aku sudah tak sanggup lg menahannya.
Biarlah ini menjadi jambuk bagi aku untk menjaga dan lebih perhatian pada sahabat2 kamu yg masih d sisiku agar "sakitmu" tdak terjadi lagi pada mereka dan membuat perih pada diriku.
Sang Dewa sudah menemuiku,menanyakan masalah yang terjadi antara kita.
Aku pun menjelaskan pada Dewa bahwa lubang-lubang itu smakin menganga lebar...Ulahmu smakin lama semakin membuatku memantapkan niat tuk menceraikanmu.
Dewapun tanpa bnyak tanya lagi dan mulai menyiapkan acara perpisahan ini. Ya hari ini aku adalah orang ke dua , setelah orng pertama telah sukses d tanggani sang Dewa.
Detik-detik akhir yang menegangkan,aku masih terus menimbang-nimbang lagi tuk berpisah dengan mu, walau keputusan itu sudah tak mungkin di ubah lagi karna sangDewa telah selesai dengan persiapanya, yang artinya dirimu tak akan lolos dari eksekusi ini.
Ya ... Memang begitulah hukumnya... Bila kita bercerai, berarti kamu akan d EKSEKUSI sangDewa.
Dewa mulai menyuntikkan obat penahan rasa sakit pd ku karna efeck dari perceraian dan "eksekusi" ini akan menimbulkan sakit yg teramat sangat dan tak seorangpun sanggup menahannya tanpa obat penahan rasa sakit...
Dewa pun menanyakan kesiapanku....
Siappp... Dok...
Dan.........
Berhasill........
Kata DOKTER GIGI yang ku sebut SANG DEWA PENOLONG sambil menunjukan dirimu GIGI malangku...

Tidak ada komentar: